Sebelum kita masuk kedalam cerita
sebaiknya kita mengenali dahulu apa itu pilihan
dan sejak kapan kita memilih, well
pilihan menurut kamus besar bahasa Indonesia
adalah :
pilih /pi·lih/ v yang artinya mempertimbangkan
Memilih /me·mi·lih/ v yang artinya menentukan, mencari atau menunjuk
Pilihan /pi·lih·an/ n yang artinya dipilih atau hasil memilih, kemudian jalan atau upaya yang dapat dilakukan
bahkan pemilihan /pe·mi·lih·an/ n adalah proses, cara, perbuatan memilih hingga mendapatkan hasil.
barang kali kita sering
menyalahkan pilihan lalu berasumsi "kamu telah salah memilih, pilihanmu
salah". ketika kita membaca lagi arti kata pilih yang berkembang menjadi
memilih, pilihan, pemilih bahkan satu dari mereka tidak ada yang menyudutkan pilihan
karena arti kata itu sendiri adalah mencari mempertimbangkan kemudian menjadi
proses. perbuatan hingga mendapat hasil.

Sejak kapan kita mulai memilih??
sejak usia 1 sampai 3 tahun, ingatkah ketika ibu kita menyuapi makanan yang tidak kita sukai kemudian menolaknya? begitulah proses memilih pada anak-anak yang kesemua hal tersebut dipersiapkan agar kita mau dan mampu membuat pilihan.
lantas apa yang salah dari sebuah pilihan??? sulit memang meluruskan kebenaran yang benar dikepala seseorang saja, kecuali ia mau menerima hal baru sebagai pelajaran dan pelajaran sebagai bekal untuk terus berkembang, iya... cukup berkembang saja karena banyak yang akan terjadi dalam hidupmu ketika kau mulai berkembang.
perjalanan memilih telah sampai pada pilihanku sendiri, ku katakan diriku jalang karena aku merasa bebas memilih, sekalipun banyak orang yang mencemooh pilihanku. Iya memang pilihanku sendiri, apa yang salah??
salah ketika kita berbeda, terkadang aku nyaris buta atau bahkan setengah melihat, bagaimanapun itu tetap pilihanku.
"Beranilah memilih, jika memang hanya memilih yang kamu bisa lakukan"
jangan pernah memalingkan
arahmu, jangan pernah mundur, jangan pernah berputar arah. jangan putus asa,
bahkan suatu kehilangan akan membentuk dirimu yang baru, bukan???
ketika kau mendapati pilihanmu tidak seperti pilihanmu sendiri, maka mulailah membuat pilihan baru, rencana baru karena bahkan Tuhan tidak akan membiarkan dirimu fokus untuk membuka satu pintu sehingga engkau hanya sibuk dengannya padahal pintu yang lain telah dengan senang hati dibukakan untukmu.don't you see???
nikmatilah semua hal yang dengan mudah diberikan untukmu, aku, kau, dia, kita, mereka punya bahagianya sendiri atas pilihan itu, jangan membatasinya, jangan menyalahkannya, nikmatilah....
Note : ( . ) titik satu artinya berhenti
( ... ) titik tiga artinya tulisan belum selesai
( .... ) titik empat artinya tulisannya belum selesai tetapi ingin diakhiri.
:)

No comments:
Post a Comment