aku sendiri pernah banyak menorehkan luka di hatimu bahkan dengan selimut rubahku aku berubah menjadi objek yang menderita sedang engkau lebih terlihat kuat nya dan perkasa nya.
Aku malu, wahai Lelaki...
Ribuan kali kau pun pernah aku sakiti, ku buat kau menderita perasaan
merasa tidak cukup, terkadang aku bahkan tidak sedikitpun iba atas ratapanmu yang kau simpan dalam matamu, beraninya menyakiti penyemangat dan obat gembira bagi ibu-ibunya dan kebanggaan ayah-ayahnya...
Kau lebih banyak diam, entah mengakui atau mengalah untuk perempuan yang dipilih hatimu, bahkan terkadang setuju atas kemarahan Perempuanmu lalu kembali disalahkan, dikatakan tidak teguh pendirianmu, lelaki aku "MALU"
terkadang begitu berperasaan sehingga kata-kata yang keluar untuk kebaikannku justru seperti pedang yang menusukmu dari belakang, begitu dalam sakitmu yang dengan mudah hilang dengan kebahagiaan perempuanmu tetapi jika itu terjadi pada dirimu, aku wanita seperti mempunyai kamar-kamar dengan nama dendam yang berbeda-beda yang terus ku ingat agar dengan mudah aku menyakitimu lagi
itupun tidak pernah kuhitung sebagai dosaku
mungkin aku lah satu-satunya yang beruntung, beruntung pernah mendominasi dirimu atas keinginanku kemudian aku tangisi pilihanku sendiri lalu kembali menyalahkanmu, itupun berakhir dengan rasa sakit dihatimu, bahkan hal itu tidak pernah kau suarakan, seperti cara-caraku yang menyudutkanmu hingga kau menyerah, Kalah...
Kekalahanmu itu manis lelaki, bahkan ribuan gula-gula tidak mampu menandinginyaKau memang tidak cerdas, itu sebabnya perempuan yang bodoh mampu memperdayai mu dengan sedikit cinta yang kau rasakan banyak. Begitupun tidak membuatmu dikasihani, jiwa mu yang kuat mampu membalikan keadaan tersebut
Ketika kau diamuk cinta kemudian ditinggalkan, dunia justru melihat itu sebagai salahmu
memang salahmu, sudah ku katakan bahwa kau tidak cerdas
Lelaki, apapun yang membebanimu, yang membuatmu sara, tetaplah menjadi lelaki
manakala kita telah menjadi satu nanti, bersabarlah sampai saat itu dengan kesabaran laki-laki, dengan ketenangan laki-laki, dengan jalan keluar laki-laki tetapi tetap dengan sudut pandang kita berdua....
Note : Untuk Seluruh laki-laki yang ada di dunia "kalian Hebat" terutama Lelaki ku.









